Thursday, January 29, 2015
Monday, January 12, 2015
DNS Server
12:23 AM
No comments
DNS merupakan singkatan dari Domain Name System. Merupakan sistem penamaan dari komputer. dengan menggunakan DNS kita tidak perlu lagi mengingat IP Address dari sebuah komputer.
Contoh DNS. google.com, facebook.com
Dengan menggunakan DNS, pengguna komputer tidak perlu mengingat nomor IP suatu komputer, jika ingin berkomunikasi, cukup mengingat DNS nya saja.
Contoh: pada sebuah kantor memiliki nama Domain tokohebat.com. Kemudian pada kantor tersebut dibagi menjadi beberapa divisi, misalkan divisi keuangan, divisi kepegawaian, divisi marketing dan divisi peralatan. di mana setiap divisi memiliki tugas yang berbeda-beda. Jika digambarkan maka topologinya sebagai berikut:
tokohebat.com
keuangan.tokohebat.com kepegawaian.tokohebat.com marketing.tokohebat.com
Dengan menggunakan DNS, Anda tidak perlu mengingat IP setiap komputer yang Anda maksud.
Contoh DNS. google.com, facebook.com
Dengan menggunakan DNS, pengguna komputer tidak perlu mengingat nomor IP suatu komputer, jika ingin berkomunikasi, cukup mengingat DNS nya saja.
Contoh: pada sebuah kantor memiliki nama Domain tokohebat.com. Kemudian pada kantor tersebut dibagi menjadi beberapa divisi, misalkan divisi keuangan, divisi kepegawaian, divisi marketing dan divisi peralatan. di mana setiap divisi memiliki tugas yang berbeda-beda. Jika digambarkan maka topologinya sebagai berikut:
tokohebat.com
keuangan.tokohebat.com kepegawaian.tokohebat.com marketing.tokohebat.com
Dengan menggunakan DNS, Anda tidak perlu mengingat IP setiap komputer yang Anda maksud.
Sunday, January 11, 2015
membangun PC Router
11:56 PM
No comments
Router dapat diartikan secara singkat dengan defini jembatan antara 2 buah "jaringan". Setiap jaringan memiliki alamat yang dikenal dengan istilah Network Address. Penulisan network address biasanya pada subnet terakhir ditulis dengan notasi 0. contoh 192.168.2.0.
Perhatikan deskripsi di bawah ini
SMKN 1 Kabupaten Tangerang Provinsi Banten memiliki 6 jurusan yaitu Teknik Komputer dan Jaringan 192.168.11.0/24, Teknik Elektronika 192.168.12.0/24 dan Multimedia 192.168.13.0/24.
Berdasarkan ilustrasi di atas, jurusan-jurusan di atas tidak dapat berhubungan satu dengan lainnya. karena berbeda jaringan.
serta perhatikan gambar di bawah ini
setelah Anda memperhatikan gambar di atas, dapat Anda menghitung jumlah jaringannya.
Ya Anda betul, pada gambar di atas terdapat 5 jaringan, yaitu 172.16.1.0/24, 172.16.2.0/24, 172.16.3.0/24, 192.168.1.0/24 dan 192.168.2.0/24
Perhatikan deskripsi di bawah ini
SMKN 1 Kabupaten Tangerang Provinsi Banten memiliki 6 jurusan yaitu Teknik Komputer dan Jaringan 192.168.11.0/24, Teknik Elektronika 192.168.12.0/24 dan Multimedia 192.168.13.0/24.
Berdasarkan ilustrasi di atas, jurusan-jurusan di atas tidak dapat berhubungan satu dengan lainnya. karena berbeda jaringan.
serta perhatikan gambar di bawah ini
setelah Anda memperhatikan gambar di atas, dapat Anda menghitung jumlah jaringannya.
Ya Anda betul, pada gambar di atas terdapat 5 jaringan, yaitu 172.16.1.0/24, 172.16.2.0/24, 172.16.3.0/24, 192.168.1.0/24 dan 192.168.2.0/24
Monday, February 17, 2014
Memberi Nama Interface pada Mikrotik
6:44 PM
No comments
Setiap ethernet port pada mikrotik harus diberikan nama. Nama ini digunakan sebagai inisial/penanda pada mikrotik.
Friday, February 14, 2014
create PC Router by Debian 6.0.0
12:34 AM
No comments
Router is a device network that forwards packet of data from different network address.
By router we can devide LAN into many networks. or any definition is router can connect our LAN (Local Area Network) to WAN (Wide Area Network) and Internet. Internet is a kind of WAN.
There are steps to build a PC router.
By router we can devide LAN into many networks. or any definition is router can connect our LAN (Local Area Network) to WAN (Wide Area Network) and Internet. Internet is a kind of WAN.
There are steps to build a PC router.
Friday, May 17, 2013
Menghitung Subnet
Perhatikan contoh di bawah:
192.168.0.1/24
Berapakah Netmask/Subnetmask,Network Address, Broadcast Address, dan IP yang dapat digunakan pada jaringan tersebut
Berdasarkan kasus di atas, maka:
Untuk menerjemahkan arti /24 pada kasus di atas, berikut penjelasannya.
24 menunjukkan jumlah bit /angka 1 pada netmask
I II III IV
Netmask/Subnetnya adalah 11111111.11111111.11111111.00000000
jika diubah menjadi bilangan desimal 255.255.255.0
terdapat 4 oktet pada netmask di atas.
Oktet I bernilai 11111111 255
Oktet II bernilai 11111111 255
Oktet III bernilai 11111111 255
Oktet IV bernilai 00000000
Sekarang Anda hitung apakah bit 1 berjumlah 24 atau tidak?
perhatikan Oktet IV, berapakah jumlah bit 0. Ya, 8 bit.
Sekarang kita hitung berapakah jumlah IP Address pada jaringa di atas.
kita gunakan jumlah bit 0 pada oktet IV, yaitu 8.
Jumlah IP Address = 2^8 = 256 ^ baca pangkat.
Jumlah Jaringan pada Subnet/Netmask
Untuk menghitung subnet/netmask kita gunakan oktet IV.
Jumlah bit 1 pada oktet IV adalah 0
Jumlah subnet/netmask = 2^0 = 1 ^ baca pangkat.
Pada netmask/Subnet di atas hanya terdapat 1 jaringan dengan jumlah IP address 256.
Sekarang Anda hitung IP berapa sajakah pada jaringan di atas
IP Awal 192.168.0.0
192.168.0.1 IP Harus dimulai pada 0 sampai angka maksimal 255
192.168.0.2 IP hanya dapat ditambah pada oktet ke 4, karena Oktet 1 - 3 sudah ber -
192.168.0.3 nilai 1
..................
..................
..................
192.168.0.253
192.168.0.254
IP Akhir 192.168.0.255
Pada tiap subnet/jaringan, harus terdapat Network Address dan Broadcast Address. Network Address merupakan IP paling Awal, yaitu 192.168.0.0
Network Address 192.168.0.0
Broadcast Address adalah IP terakhir pada setiap netmask/Jaringan. Broadcast Address adalah 192.168.0.255
IP Address yang dapat digunakan adalah diantara Network Address dan Broadcast Address.
Pada kasus di atas adalah 192.168.0.1 - 192.168.0.254.
Untuk lebih jelasnya, perhatikan tabel berikut ini
192.168.0.251
192.168.0.252
192.168.0.253
192.168.0.254
/tbody>
Perhatikan soal berikut ini
10.10.0.0/16
Tentukkan jumlah subnet/Jaringan, Network Address, Broadcast Address, IP Address yang dapat digunakan?
Berikut Penjelasannya -->
192.168.0.1/24
Berapakah Netmask/Subnetmask,Network Address, Broadcast Address, dan IP yang dapat digunakan pada jaringan tersebut
Berdasarkan kasus di atas, maka:
Untuk menerjemahkan arti /24 pada kasus di atas, berikut penjelasannya.
24 menunjukkan jumlah bit /angka 1 pada netmask
I II III IV
Netmask/Subnetnya adalah 11111111.11111111.11111111.00000000
jika diubah menjadi bilangan desimal 255.255.255.0
terdapat 4 oktet pada netmask di atas.
Oktet I bernilai 11111111 255
Oktet II bernilai 11111111 255
Oktet III bernilai 11111111 255
Oktet IV bernilai 00000000
Sekarang Anda hitung apakah bit 1 berjumlah 24 atau tidak?
perhatikan Oktet IV, berapakah jumlah bit 0. Ya, 8 bit.
Sekarang kita hitung berapakah jumlah IP Address pada jaringa di atas.
kita gunakan jumlah bit 0 pada oktet IV, yaitu 8.
Jumlah IP Address = 2^8 = 256 ^ baca pangkat.
Jumlah Jaringan pada Subnet/Netmask
Untuk menghitung subnet/netmask kita gunakan oktet IV.
Jumlah bit 1 pada oktet IV adalah 0
Jumlah subnet/netmask = 2^0 = 1 ^ baca pangkat.
Pada netmask/Subnet di atas hanya terdapat 1 jaringan dengan jumlah IP address 256.
Sekarang Anda hitung IP berapa sajakah pada jaringan di atas
IP Awal 192.168.0.0
192.168.0.1 IP Harus dimulai pada 0 sampai angka maksimal 255
192.168.0.2 IP hanya dapat ditambah pada oktet ke 4, karena Oktet 1 - 3 sudah ber -
192.168.0.3 nilai 1
..................
..................
..................
192.168.0.253
192.168.0.254
IP Akhir 192.168.0.255
Pada tiap subnet/jaringan, harus terdapat Network Address dan Broadcast Address. Network Address merupakan IP paling Awal, yaitu 192.168.0.0
Network Address 192.168.0.0
Broadcast Address adalah IP terakhir pada setiap netmask/Jaringan. Broadcast Address adalah 192.168.0.255
IP Address yang dapat digunakan adalah diantara Network Address dan Broadcast Address.
Pada kasus di atas adalah 192.168.0.1 - 192.168.0.254.
Untuk lebih jelasnya, perhatikan tabel berikut ini
192.168.0.251
192.168.0.252
192.168.0.253
192.168.0.254
/tbody>
| Address | No IP |
| Network Address | 192.168.0.0 |
| IP Address yang dapat digunakan | 192.168.0.1 192.168.0.2 192.168.0.3 192.168.0.4 192.168.0.5 192.168.0.6 192.168.0.7 192.168.0.8 192.168.0.9 192.168.0.10 192.168.0.11 192.168.0.12 192.168.0.13 192.168.0.14 192.168.0.15 192.168.0.16 192.168.0.17 192.168.0.18 192.168.0.19 192.168.0.20 192.168.0.21 192.168.0.22 192.168.0.23 192.168.0.24 192.168.0.25 192.168.0.26 192.168.0.27 192.168.0.28 192.168.0.29 192.168.0.30 ...................... ...................... 192.168.0.250 192.168.0.251 192.168.0.252 192.168.0.253 192.168.0.254 |
| Broadcast Address | 192.168.0.255 |
Perhatikan soal berikut ini
10.10.0.0/16
Tentukkan jumlah subnet/Jaringan, Network Address, Broadcast Address, IP Address yang dapat digunakan?
Berikut Penjelasannya -->
Saturday, May 11, 2013
Menghitung Subnetting
Pernahkan anda mendengar tentang istilah subnetting.
Benar Subnetting adalah suatu metode untuk menghitung jumlah host/komputer dalam sebuah jaringan.
Pengetahuan tentang subnetting menjadi penting, karena dengan subnetting konfigurasi IP pada jaringan mendali lebih efisein.
Istilah-istilah yang harus anda kuasai dalam belajar subnetting adalah :
1. Network Address.
Network Address merupakan alamat jaringan pada suatu area. Dengan network address, administrator jaringan dapat memahami penggunaan nomor IP pada device-device di area tersebut.
2. IP Network.
IP network merupakan IP awal pada sebuah subnet. IP ini tidak boleh dipergunakan pada setiap host.
3. Network ID.
Network ID merupakan 24 bit pertama pada IP kelas C
4. Host ID
Host id merupakan identitas setiap device pada jaringan. Merupakan bit ke 25 sampai dengan bit ke 32 pada IP kelas C
5. IP Broadcast.
IP Broadcast merupakan batas atas no IP pada setiap subnet.
Contoh:
Network Address adalah 192.168.0.0/24. Hitunglah:
a. Blok Subnet?
b. Jumlah host pada setiap blok.
c. IP Network dan IP Broadcast pada setiap subnet?
Penyelesaian:
Tahap I
Network Address 192.168.0.0
Subnet mask 11111111.11111111.11111111.00000000, jika ditulis dalam desimal
subnet mask 255.255.255.0
Tahap II
berdasarkan angka-angka pada tahap I
a. Blok subnet. perhatikan bit (angka) 1 pada bit ke 25 s/d ke 32 pada subnet mask. yaitu 0
maka 2^0 = 1.
hanya terdapat 1 blok.
b. jumlah host pada setiap blok. Perhatikan bit 0 dari bit ke 25 s/d 32 pada subnet mask, yaitu 0
maka 2^8-2 = 256-2 = 254.
c. Rentang host 256-0=256
Subnet 192.168.0.0
IP Network 192.168.0.0
IP host awal 192.168.0.1
IP host akhir 192.168.0.254
IP Broadcast 192.168.0.255
1. Network Address.
Network Address merupakan alamat jaringan pada suatu area. Dengan network address, administrator jaringan dapat memahami penggunaan nomor IP pada device-device di area tersebut.
2. IP Network.
IP network merupakan IP awal pada sebuah subnet. IP ini tidak boleh dipergunakan pada setiap host.
3. Network ID.
Network ID merupakan 24 bit pertama pada IP kelas C
4. Host ID
Host id merupakan identitas setiap device pada jaringan. Merupakan bit ke 25 sampai dengan bit ke 32 pada IP kelas C
5. IP Broadcast.
IP Broadcast merupakan batas atas no IP pada setiap subnet.
Contoh:
Network Address adalah 192.168.0.0/24. Hitunglah:
a. Blok Subnet?
b. Jumlah host pada setiap blok.
c. IP Network dan IP Broadcast pada setiap subnet?
Penyelesaian:
Tahap I
Network Address 192.168.0.0
Subnet mask 11111111.11111111.11111111.00000000, jika ditulis dalam desimal
subnet mask 255.255.255.0
Tahap II
berdasarkan angka-angka pada tahap I
a. Blok subnet. perhatikan bit (angka) 1 pada bit ke 25 s/d ke 32 pada subnet mask. yaitu 0
maka 2^0 = 1.
hanya terdapat 1 blok.
b. jumlah host pada setiap blok. Perhatikan bit 0 dari bit ke 25 s/d 32 pada subnet mask, yaitu 0
maka 2^8-2 = 256-2 = 254.
c. Rentang host 256-0=256
Subnet 192.168.0.0
IP Network 192.168.0.0
IP host awal 192.168.0.1
IP host akhir 192.168.0.254
IP Broadcast 192.168.0.255
Subscribe to:
Posts (Atom)
